Berita

Bantuan Tanggap Darurat dari Pemkab Soppeng untuk Korban Longsor di Desa Mattabulu

×

Bantuan Tanggap Darurat dari Pemkab Soppeng untuk Korban Longsor di Desa Mattabulu

Share this article

Bupati Soppeng, H. Suwardi Baseng, SE, bersama Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, secara resmi menyerahkan bantuan kepada delapan orang yang menjadi korban bencana tanah longsor di Dusun Teppoe, Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Kantor Bupati Soppeng sebagai bagian dari upaya meringankan penderitaan para korban.

Bantuan yang disalurkan berjumlah total Rp. 50.000.000,-, yang berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Bantuan ini terbagi menjadi dua kategori: Rp. 15.000.000,- untuk ahli waris korban meninggal dunia, serta Rp. 5.000.000,- untuk masing-masing dari tujuh korban yang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Kejadian bencana tanah longsor yang menimpa warga pada Jumat, 20 Desember 2024, dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi, yang menyebabkan luapan sungai dan tanah longsor di daerah dengan ketinggian. Akibatnya, rumah-rumah warga di daerah tersebut tertimbun tanah dan menyebabkan kerugian besar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Soppeng menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan pasca-bencana. Bupati juga menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya terukur dari bantuan materiil, namun juga dari dukungan dan kepedulian yang diberikan. Menurutnya, kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di musim hujan, sangat penting untuk selalu diperhatikan. Pemerintah Kabupaten Soppeng pun berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya mitigasi bencana dan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, dalam sambutannya mengingatkan agar bantuan ini digunakan dengan bijak dan berharap kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang. Ia juga berharap masyarakat tetap waspada dan menjaga kehati-hatian selama musim hujan yang masih berlangsung.