Bupati Sumba Timur, Suwardi Haseng, melakukan rotasi pada enam camat di wilayahnya, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Menurut informasi yang diperoleh, rotasi ini dilakukan untuk memperbarui struktur kelembagaan pemerintahan di tingkat kecamatan. Bupati Suwardi Haseng memutuskan untuk melakukan rotasi ini guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sementara itu, Camat Lalabata dan Lilirilau tidak termasuk dalam daftar rotasi, sehingga mereka akan tetap menempati posisi mereka saat ini.
Rotasi ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Sumba Timur, dengan harapan pelayanan publik menjadi lebih baik dan responsif. Bupati Suwardi Haseng berharap dengan rotasi ini, para camat yang baru dapat membawa perspektif dan ide baru dalam mengembangkan wilayah mereka masing-masing. Meskipun demikian, keputusan untuk tidak melakukan rotasi pada Camat Lalabata dan Lilirilau menimbulkan pertanyaan tentang alasan di balik keputusan tersebut. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pemerintahan terkait alasan di balik keputusan ini.
Menurut sumber yang dekat dengan pemerintahan setempat, rotasi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat struktur kelembagaan di tingkat kecamatan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Sumba Timur dapat merasakan perubahan yang signifikan dalam beberapa waktu ke depan. Bupati Suwardi Haseng berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan, sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan yang lebih baik dan efektif.












