Desa Baringeng di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, telah ditetapkan sebagai laboratorium kesehatan oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang melakukan pengabdian masyarakat di daerah tersebut. Selama kegiatan, mahasiswa meninggalkan 7 program yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga setempat. Menurut salah satu mahasiswa, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Baringeng.
Program yang ditinggalkan oleh mahasiswa Unhas meliputi pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, serta pelatihan keterampilan untuk warga. Mahasiswa juga melakukan penelitian tentang kondisi kesehatan masyarakat setempat dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan. “Kami berharap program ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas hidup mereka,” kata salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Masyarakat Desa Baringeng menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Unhas. Mereka mengaku sangat terbantu dengan program yang ditinggalkan oleh mahasiswa, terutama dalam hal pelayanan kesehatan dan pendidikan kesehatan. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Unhas yang telah membantu kami dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup kami,” kata salah satu warga Desa Baringeng.
Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Baringeng merupakan contoh nyata dari komitmen mahasiswa Unhas untuk memberikan kontribusi pada masyarakat. Dengan meninggalkan 7 program yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga, mahasiswa Unhas telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli dengan teori, tetapi juga dengan penerapan nyata dari ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat.












